
Masohi, Juli 2026 – Pengadilan Agama Masohi melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Bulan Juni Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memastikan pelaksanaan program kerja berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur Pengadilan Agama Masohi. Rapat Monitoring dan Evaluasi dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Masohi, Fahri Latukau, S.H.I., M.H. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pada masing-masing bagian, sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Pada kesempatan tersebut, masing-masing bidang memaparkan capaian kinerja selama bulan Juni 2026, meliputi bidang kepaniteraan, kesekretariatan, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pengelolaan administrasi perkara, keuangan, kepegawaian, teknologi informasi, hingga pengelolaan sarana dan prasarana.

Selain membahas capaian yang telah diraih, rapat juga mengevaluasi berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan agar pelaksanaan tugas dan fungsi dapat berjalan lebih optimal. Ketua Pengadilan Agama Masohi juga mengingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin kerja, memperkuat koordinasi antarbagian, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Beliau menekankan bahwa setiap hasil evaluasi harus menjadi dasar dalam menyusun tindak lanjut yang nyata sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan peradilan. Suasana rapat berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi, penyampaian masukan, serta pemecahan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing unit kerja. Melalui forum ini diharapkan seluruh aparatur memiliki persepsi yang sama dalam melaksanakan program kerja serta semakin memperkuat sinergi untuk mencapai target kinerja satuan kerja.
